Atlet Wanita Indonesia, Berprestasi dan Menginspirasi!

Hi Besties, pada nonton rangkaian acara ASIAN GAMES 2018 kan? Bagian mana nih yang bikin kamu susah move on? Opening Ceremony, pertandingan, atau Closing Ceremonynya? Kalo Waxine sih gagal move on dari pertandingannya nih, apalagi kalau yang tanding atlet-atlet wanita. Nah, Waxine mau cerita tentang beberapa atlet wanita Indonesia yang ngga cuma berprestasi tapi juga bisa menginspirasi kita nih besties. Simak yuk, siapa aja mereka?

  1. Aries Susanti Rahayu

aries.png

Aries dan panjat tebing ternyata memang sudah menjadi 2 hal yang ngga bisa dipisahkan lho besties. Gadis berusia 23 tahun ini, sudah menyukai panjat tebing sejak SD dan mulai menggelutinya ketika ia masuk bangku SMP. Bermula dari latihan dengan fasilitas yang seadanya, siapa sangka kesukaannya terhadap panjat tebing berhasil membawanya mengikuti banyak ajang olahraga internasional, hingga ia dijuluki “The Spiderwoman”. Di ASIAN GAMES 2018 kemarin, Aries berhasil menyabet medali emas, lewat penampilannya yang memukau yaitu melawan gravitasi dengan perolehan waktu 7,98 detik. Keren banget ya, besties?

  1. Wewey Wita

wewey.png

Hayo siapa yang nggak kenal Wewey Wita? Wewey merupakan salah seorang atlet yang berhasil meraih medali emas dari cabang olahraga Pencak Silat di ASIAN GAMES 2018 kemarin lho besties. Dibalik semua itu, siapa sangka perjalanan Wewey untuk menjadi seorang atlet ternyata ngga mudah, di awal karirnya, keluarga Wewey sempat mengalami kondisi ekonomi yang tidak stabil, namun keadaan ini sama sekali ngga membuatnya patah semangat, justru Wewey berhasil membuktikan kerja kerasnya dengan masuk ke Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) dan meraih medali emas pertamanya di ajang POPNAS 2011. Wah salut banget deh sama Wewey!

  1. Defia Rosmaniar

defia.png

Ingat atlet wanita peraih emas pertama Indonesia di cabang olahraga Taekwondo, besties? Yapp, ia adalah Defia Rosmaniar, seorang atlet asal Bogor. Perjalanan dibalik kesuksesan Defia di ajang ASIAN GAMES 2018 ternyata ngga mudah lho besties, Defia harus ditinggal pergi oleh ayahnya yang mengidap stroke ketika sedang menjalani pelatihan di Korea. Namun, hal itu tidak ia jadikan alasan untuk berhenti membela Indonesia, Defia justru semakin semangat menjalani latihan dan benar-benar menjadikannya salah satu sosok juara di ASIAN GAMES 2018 kemarin.

Nah, keren-keren banget ya cerita tentang atlet wanita Indonesia? Semoga cerita mereka bisa memberikan kita semua inspirasi untuk terus berprestasi. Always give the best and let God do the rest, besties!

Leave a comment